Pondasi Plat Beton Lajur

Pondasi Plat Beton Lajur : Pilihan Terbaik

nyQilat.id – Pondasi Plat Beton Lajur : Pilihan Terbaik. Pondasi plat beton lajur adalah jenis pondasi yang sangat umum digunakan dalam konstruksi bangunan. Pondasi ini memiliki bentuk yang datar dan lebar, dan terdiri dari beton bertulang yang diletakkan di atas tanah yang telah diompresi dengan kuat. Dalam konstruksi bangunan,  berfungsi untuk menopang beban dari bangunan, sehingga memastikan stabilitas dan keamanan bangunan itu sendiri.

Biasanya digunakan untuk bangunan yang berukuran besar dan memiliki beban yang berat, seperti gedung bertingkat atau jembatan. Namun, jenis pondasi ini juga dapat digunakan untuk bangunan yang lebih kecil, tergantung pada kebutuhan dan kondisi tanah di lokasi konstruksi.

Salah satu keuntungan dari penggunaan  adalah kekuatannya yang besar. Dalam kondisi yang tepat, pondasi ini mampu menopang beban yang sangat berat, sehingga memastikan keamanan bangunan yang didirikan di atasnya. Selain itu,juga relatif mudah untuk dibangun dan memerlukan sedikit perawatan setelah pembangunan selesai.

Namun, penggunaan pondasi ini juga memiliki kelemahan. Salah satu kelemahannya adalah biaya pembangunannya yang cenderung lebih mahal dibandingkan dengan jenis pondasi lainnya. Selain itu, pondasi ini juga memerlukan waktu yang lebih lama untuk dibangun dan memerlukan persiapan yang lebih detail dalam hal persiapan tanah sebelum pembangunan dimulai.

Meskipun demikian, pondasi plat beton lajur tetap menjadi pilihan yang populer untuk konstruksi bangunan di banyak lokasi. Dengan kekuatannya yang besar dan kemampuannya untuk menopang beban yang berat, pondasi ini memastikan bahwa bangunan yang didirikan di atasnya akan tetap stabil dan aman selama bertahun-tahun.

Baca juga:  Cara Mengubah Kuota Conference XL Menjadi Kuota Utama 2023

Apa yang Dimaksud Pondasi Plat Beton Lajur?

Pondasi plat beton lajur sering dipakai untuk menopang deretan kolom. Kelebihan pondasi ini terletak pada kekuatannya yang sangat tinggi, karena semua bagian pondasi terbuat dari beton bertulang. Lebar pondasi lajur sama dengan lebar bawah pondasi batu kali, yakni sekitar 70 cm.

Pondasi plat beton lajur berfungsi sebagai pengganti pondasi batu kali ketika batu kali sulit didapat. Selain itu, pondasi ini bisa digunakan jika ada rencana pengembangan bangunan ke arah atas.

Apa Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Plat Beton Lajur?

Salah satu kelebihan adalah kekuatannya yang tinggi, namun harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan pondasi batu kali. Namun, pondasi ini juga memiliki kelemahan, seperti tidak semua tukang dapat mengerjakannya. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan lainnya :

Kelebihan

  • Proses pembuatan pondasi lebih terjangkau dari sisi biaya karena posisi plat beton lajur berdekatan dengan telapak dan sisinya berimpit satu sama lain.
  • Galian tanah lebih sedikit karena hanya berada pada titik yang terdapat kolom strukturnya.
  • Lebih mudah diterapkan pada bangunan bertingkat dibandingkan dengan pondasi batu kali, baik sebagai penopang vertikal maupun horizontal yang tahan terhadap gempa, angin, ledakan, dan lain sebagainya.

Kekurangan

  • Persiapan yang lebih lama karena harus mempersiapkan bekisting atau cetakan terlebih dahulu.
  • Harus menunggu beton kering atau sesuai umur beton, sehingga diperlukan waktu pengerjaan yang lebih lama.
  • Tidak semua tukang dapat mengerjakan pondasi ini karena diperlukan pemahaman khusus mengenai ilmu struktur.
  • Rangka besi harus dibuat dari awal dan harus selesai setelah dilakukan penggalian tanah.

Bagaimana Cara Membuat Pondasi Plat Beton Lajur?

Ada beberapa tahapan penting yang harus diperhatikan dalam membuatnya agar hasilnya maksimal. Salah satunya adalah mengikuti tahapan-tahapan berikut:

  • Mulailah dengan menggali tanah pada bouwplank dan shop drawing. Bouwplank adalah balok kayu, bambu, baja ringan, atau material sejenis lainnya yang disertai dengan benang ukur sebagai penanda batas-batas galian dan pondasi pembangunan. Sementara itu, shop drawing biasanya dikaitkan dengan gambar perencanaan sebagai acuan teknis lapangan.
  • Setelah melakukan penggalian tanah, padatkan dasar galian tanah dengan menggunakan stamper agar lebih cepat dan efisien.
  • Selanjutnya, tebarkan dan padatkan lapisan pasir urug di area pengecoran. Pasir urug berfungsi untuk membuat permukaan tanah asli lebih stabil dan dapat menyebarkan beban secara merata.
  • Pasang screed, bekisting, dan batako atau kayu.
  • Selanjutnya, pasang penulangan, beton decking, dan stek.
  • Bersihkan area pengecoran dengan menggunakan kompresor agar lebih efisien.
  • Lakukan pengecoran beton dan padatkan menggunakan vibrator. Tunggu hasil pengecoran hingga benar-benar kering sambil melakukan perawatan pada hasil cor.
  • Terakhir, lakukan curing atau perawatan beton agar hasilnya awet dan tahan lama. Cara perawatan beton yang baik adalah dengan mempertahankan kadar air dan suhu yang tepat setelah pengecoran. Proses perawatan ini meliputi pemeliharaan kelembapan dan kondisi suhu, baik di permukaan beton maupun di dalamnya dalam periode tertentu.
Baca juga:  Cara Memasukkan Voucher Indosat : Tanpa Ribet!

Pertimbangkan sifat tanah ketika hendak memilih pondasi

Rumah yang dibangun di atas lahan bekas sawah akan berbeda dengan rumah yang dibangun di lahan bekas kebun. Jika lokasi rumah yang akan dibangun merupakan bekas kebun, maka memilih pondasi batu kali atau plat beton lajur adalah pilihan yang bijak.

Namun, jika tidak diketahui sejarah tanah di lokasi tersebut, sebaiknya lakukan uji tanah sebelum memulai proses pembangunan. Meskipun uji tanah memerlukan biaya tambahan, namun keuntungan yang didapatkan sangatlah berharga.

Melakukan uji tanah akan membantu kamu untuk mengetahui sifat dan kekuatan tanah dalam menahan beban di atasnya. Hal ini akan memudahkan perencana struktur dalam menentukan jenis pondasi yang sesuai untuk rumahmu.

Kelebihan Pondasi Batu Kali

Berikut ini adalah beberapa kelemahan dari pondasi batu kali:

  • Galian tanah yang diperlukan sangat banyak karena ketinggian batu kali minimal 60 cm.
  • Pemakaian bahan yang boros. Setiap 1 m2 pondasi membutuhkan batu kali sebanyak 125%, dan untuk mengisi celah, dibutuhkan banyak penggunaan pasir dan semen.
  • Jika tanah di bawahnya mengalami perubahan, pondasi batu kali dapat patah dan turun, sehingga dinding rumah bisa retak dan sulit untuk diperbaiki.
  • Pondasi batu kali menimbulkan beban yang cukup besar pada tanah, karena setiap 1 m2 pondasi batu kali beratnya mencapai 740 kg/m2, sedangkan pondasi plat beton lajur hanya 115,2 kg/m2.
  • Kekuatan batu kali tidak sekuat pondasi plat beton lajur, karena pemborong biasanya akan mengurangi perbandingan semen dan memperbanyak penggunaan pasir.

Penutup

Dalam kesimpulan, pondasi plat beton lajur merupakan bagian penting dalam konstruksi bangunan. Pondasi yang baik dan kuat akan menjamin kestabilan dan keamanan bangunan. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan dan pembuatan pondasi plat beton lajur dengan baik dan teliti.

Baca juga:  Modem Indihome Los Merah : Update Penyebab & Cara Atasi

Hal-hal yang harus dipertimbangkan antara lain ukuran dan posisi pondasi, kondisi tanah, dan beban yang akan ditanggung oleh bangunan. Dengan demikian, bangunan akan memiliki pondasi yang kuat dan tahan lama. Semoga artikel dari qilat.id bermanfaat.

Qilat.id
Kiky

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Pondasi Plat Beton Lajur : Pilihan Terbaik yang dipublish pada February 5, 2024 di website Qilat.id

Artikel Terkait

Leave a Comment