Harga Kawat Bronjong

15 Harga Kawat Bronjong : Lengkap dan Terbaru

Qilat.id – 15 Harga Kawat Bronjong : Lengkap dan Terbaru. Jika kaliansedang mencari informasi tentang harga kawat bronjong, maka artikel ini cocok untuk Anda. Kawat bronjong merupakan salah satu bahan bangunan yang kini semakin populer di Indonesia.

Kawat bronjong dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pembangunan jalan, tanggul sungai, dan pengamanan tebing. Berikut ini adalah informasi lengkap mengenai harga kawat bronjong.

Kawat bronjong adalah bahan bangunan yang terbuat dari kawat baja berkualitas tinggi. Bahan ini biasanya digunakan untuk membangun dinding penahan di sekitar proyek konstruksi. Kawat bronjong memiliki banyak keuntungan, seperti daya tahan yang tinggi, mudah dipasang, dan biaya yang relatif terjangkau.

Apa Itu Kawat Bronjong ?

Bronjong adalah salah satu teknik konstruksi yang biasa digunakan untuk membuat konstruksi dasar yang kokoh pada gedung atau rumah. Konstruksi dasar yang kuat sangat penting bagi setiap bangunan agar dapat bertahan di segala kondisi, seperti banjir atau longsor.

Terdapat berbagai cara untuk membuat konstruksi dasar yang kuat, dan salah satunya adalah dengan menggunakan bronjong.

Karena sifatnya yang kuat dan mampu menopang beban yang berat, bronjong cukup populer di kalangan pemborong bangunan. Selain itu, bronjong juga memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan konstruksi beton.

Harga Kawat Bronjong Per Meter Terlengkap

Fungsi Kawat Bronjong

Selain fungsi-fungsi yang telah disebutkan sebelumnya, kawat bronjong memiliki beberapa kegunaan lain yang perlu diketahui. Fungsi utama kawat bronjong adalah melindungi dan memperkuat struktur tanah di sekitar tebing agar tidak terjadi kelongsoran.

Penerapannya pada tepi sungai dan tanggul sangatlah penting. Selain itu, kawat bronjong juga dapat digunakan sebagai pembentuk bendungan untuk meningkatkan volume air sungai.

Baca juga:  Tugas Pelaksana Proyek : Peran Penting Keberhasilan Proyek

Tepi sungai memang rawan mengalami erosi akibat arus deras yang berlangsung terus-menerus. Oleh karena itu, bronjong berfungsi sebagai penjaga area tepi sungai dari derasnya arus agar bantaran sungai tidak mudah hancur.

Untuk lebih memperjelas, berikut adalah beberapa fungsi lain dari kawat bronjong.

  •  Dapat digunakan untuk memperkuat tebing yang miring agar lebih stabil.
  • Berfungsi untuk mencegah terjadinya erosi dan tanah longsor.
  • Berperan sebagai pelindung dari abrasi dan juga sebagai pemecah gelombang ringan.
  • Dapat digunakan untuk membangun konstruksi penahan tanah.
  • Berfungsi sebagai pelindung pilar jembatan dari gerusan aliran air.

Pemasangan bronjong harus sesuai dengan standar SNI yang berlaku.

Bronjong atau gabion memegang peranan yang sangat penting dalam bangunan. Oleh karena itu, pemasangan bronjong harus dilakukan secara teliti dan benar agar dapat berfungsi dengan maksimal. Pemerintah melalui Badan Standarisasi Nasional telah menetapkan persyaratan yang harus dipenuhi dalam rangka pemasangan bronjong.

Bahan baku yang digunakan untuk membuat kawat bronjong adalah baja berlapis galvanis. Kawat bronjong dibuat dalam bentuk anyaman segi enam dengan lilitan ganda dan berjarak maksimal 40 mm serta simetris. Lilitan antara kawat sisi dan kawat anyaman harus erat dan dililit minimal 3 kali.

Untuk pengemasannya, bronjong harus diikat kokoh dan rapi menjadi satu bendel yang terdiri dari 10 unit. Setiap kawat bronjong harus diberi tanda SNI, diameter kawat anyaman, diameter kawat sisi, berat lapisan, ukuran anyaman, dan ukuran bronjong secara keseluruhan.

Spesifikasi Kawat Bronjong yang perlu diperhatikan.

Kawat bronjong memiliki beberapa jenis ukuran yang dijual di pasaran. Berikut adalah spesifikasi lengkapnya.

  •  Ukuran box yang tersedia meliputi 2 x 1 x 0,5 m, 2 x 1 x 1 m, 3 x 1 x 0,5 m, dan 3 x 1,5 x 0,5 m.
  •  Ukuran kawat anyaman dan kawat sisi yang tersedia meliputi 2,7 mm/3 mm dan 3 mm/4 mm.
  •  Ukuran lobang anyaman yang tersedia adalah 80 x 100 mm.
  •  Bentuk anyaman bronjong adalah segi enam beraturan atau hexagonal.
  •  Lilitan kawat bronjong adalah ganda atau double twist dengan minimal 3 x lilitan.
  •  Toleransi ukuran kawat bronjong adalah sebesar 5%.

Harga Kawat Bronjong Galvanis

KeteranganUkuranHarga
Kawat Bronjong/Gabion2 x 1 x 0,5 m / Diameter 2,7 / RAM 8 x 10Rp315,000
Kawat Bronjong/Gabion2 x 1 x 0,5 m / Diameter 2,7 / RAM 15 x 17Rp230,000
Kawat Bronjong/Gabion2 x 1 x 0,5 m / Diameter 3,4 / RAM 15 x 17Rp280,000
Kawat Bronjong/Gabion2 x 1 x 0,5 m / Diameter 2,7 / RAM 25 x 25Rp190,000
Kawat Bronjong/Gabion2 x 1 x 0,5 m / Diameter 3,4 / RAM 25 x 25Rp230,000

Harga Kawat Bronjong PVC Diameter 2,7 mm

KeteranganUkuranHarga
Kawat Bronjong/Gabion2 x 1 x 0,5 m RAM 8 x 10Rp569,000
Kawat Bronjong/Gabion3 x 1 x 0,5 m RAM 8 x 10Rp780,000
Kawat Bronjong/Gabion3 x 1,5 x 0,5 m RAM 8 x 10Rp1,065,000
Kawat Bronjong/Gabion2 x 1 x 1 m RAM 8 x 10Rp762,000
Kawat Bronjong/Gabion3 x 1 x 1 m RAM 8 x 10Rp1,100,000
Kawat Bronjong/Gabion4 x 1,5 x 1 m RAM 8 x 10Rp1,435,000

Berikut  kelebihan dan kekurangan kawat bronjong.

Seperti halnya dengan jenis material atau bahan konstruksi bangunan lainnya, penggunaan kawat bronjong juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan kawat bronjong yang perlu diketahui.

Baca juga:  Rangka Besi untuk Tanaman Merambat : Praktis & Efektif

Kelebihan

  • Salah satu kelebihan dari kawat bronjong adalah memiliki kekuatan dan kekokohan yang tinggi.
  •  Kawat bronjong juga memiliki daya tahan yang cukup lama.
  •  Kawat bronjong memiliki fleksibilitas dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan keadaan. Hal ini membuat kawat bronjong lebih praktis digunakan dalam berbagai kondisi.
  •  Kawat bronjong tidak memerlukan sistem drainase tambahan.
  •  Kawat bronjong memiliki ketahanan terhadap karat.
  •  Pemasangan kawat bronjong dapat dilakukan oleh pekerja yang telah terlatih.
  •  Pengisian bronjong dapat dilakukan dengan menggunakan batu kali atau batu pecahan.

Kekurangan

Namun, kawat bronjong yang menggunakan baja berlapis galvanis kurang cocok untuk digunakan di area tepi sungai karena mudah terkena korosi atau karat. Selain itu, kawat bronjong harus dibuat di lokasi yang luas agar dapat memberikan hasil yang maksimal.

Cara Pembuatan Kawat Bronjong

Pembuatan kawat bronjong dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara manual atau dengan menggunakan metode pabrikasi.

1. Cara Pabrikasi

Cara pembuatan kawat bronjong dengan menggunakan pabrikasi dilakukan menggunakan mesin. Kebanyakan kawat bronjong yang dijual di pasaran telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Harga kawat bronjong hasil pabrikasi bervariasi tergantung pada jenis dan ukurannya.

2. Cara Manual

Sementara itu, pembuatan kawat bronjong secara manual dilakukan oleh tukang yang memiliki keahlian tinggi dalam pembuatan kawat bronjong. Hasilnya mungkin tidak seoptimal dengan kawat bronjong yang diproduksi secara pabrikasi, namun dari segi kualitas tidak terlalu berbeda. Harga kawat bronjong manual juga bervariasi tergantung pada jenis dan ukurannya.

Cara Pemasangan Bronjong

Proses pemasangan bronjong memiliki beberapa tahapan yang harus dilakukan dengan hati-hati. Berikut adalah tahapan-tahapan dalam pemasangan kawat bronjong.

  • Tahapan pertama adalah mempersiapkan lokasi penempatan kawat bronjong.

Pada tahapan ini, pelaksana akan melakukan pembersihan lokasi, pengukuran, dan pematokan area kerja. Selanjutnya, dilakukan penggalian, pengurugan, dan pemadatan tanah.

  •  Tahapan selanjutnya adalah pekerjaan pengesetan kawat bronjong di lokasi yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Setelah lokasi siap, seorang pelaksana lapangan tidak dapat langsung menggunakan lokasi tersebut untuk memasang kawat bronjong. Pertama-tama, harus dilakukan uji mutu untuk mengecek kepadatan tanah agar sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

Setelah laboratorium menghasilkan rekomendasi bahwa kepadatan tanah telah memenuhi daya dukung, pelaksana dapat memasang penyekat atau pelapis bronjong yang terbuat dari ijuk atau goetextile. Setelah itu, dilakukan pemasangan kawat bronjong dengan mengikat dan menambahkan angkur pada setiap lapisannya.

Karena struktur bronjong biasanya cukup panjang dan tinggi, susunan bronjong dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas dan kekokohan struktur.

  •  Tahapan selanjutnya adalah melakukan pengikatan rangkaian kawat bronjong satu dengan yang lainnya.

Setelah bronjong diset, tahap selanjutnya adalah memasangnya secara bertahap dengan dimulai dari lapisan paling bawah. Karena ukuran bronjong standar, konstruksi bronjong harus ditata secara berbaris dan pada setiap batas barisan bronjong harus dipasang angker penguat dari besi.

Baca juga:  Apa Perbedaan Struktur dan Konstruksi Bangunan ? Yuk Pelajari

Untuk mengikatkan satu bronjong dengan bronjong yang lain, digunakan kawat pengikat yang kokoh agar tidak terjadi pergeseran setelah dilakukan pengisian. Selain itu, untuk memastikan kekokohan, lapisan pertama dengan lapisan kedua harus diikat dengan kokoh.

  •  Setelah pemasangan bronjong selesai, tahap berikutnya adalah melakukan pengujian kekokohan rakitan bronjong.

Setelah kawat bronjong dirangkai dan diikat, sebelum dilakukan pengisian material, bronjong harus diuji kekokohannya oleh pelaksana lapangan. Hasil pengujian kekokohan bronjong kemudian dilaporkan kepada manajer lapangan untuk mendapatkan persetujuan sebelum dilakukan pengisian material.

Hal ini dilakukan agar konstruksi bronjong dapat berfungsi dengan optimal dan aman digunakan.

  •  Setelah tahap pengujian kekokohan bronjong selesai dan dinyatakan aman, selanjutnya adalah melakukan pengisian material bronjong.

Setelah mendapatkan ijin atas kekokohan rakitan dari manajer lapangan dan direksi, bronjong mulai diisi dengan material mulai dari rangkaian paling pinggir.

Pengisian dilakukan dengan susunan material yang bergradasi, dimana material yang lebih kecil dari diameter lobang kawat diletakkan di tengah-tengah dan diapit oleh material yang memenuhi dimensi.

Pengisian material dilakukan secara bertahap, dimulai dari setengah tinggi bronjong sepanjang rangkaian, baru kemudian diisi penuh dimulai dari pinggir.

Setelah bronjong diisi penuh, dilakukan pengujian kepadatan isi material oleh pelaksana lapangan yang didampingi oleh manajer lapangan dan direksi.

Setelah dikeluarkan rekomendasi kepadatan, baru bronjong tersebut boleh ditutup dan pengikatnya disulam.

  • Setelah bronjong terisi material, pelaksana lapangan harus melakukan pengujian kepadatan isi material untuk memastikan kekokohan dan stabilitas bronjong.

Setelah bronjong diisi penuh dengan material, tahap selanjutnya adalah pengujian kepadatan. Pengujian dilakukan dengan melakukan pembebanan di atas bronjong, dan jika setelah dibebani dan digoyang bronjong tetap kokoh, maka dianggap telah kuat menahan beban dan dorongan beban.

Rekomendasi penutupan bronjong dapat dikeluarkan oleh direksi dan manajer lapangan setelah pengujian kepadatan dilakukan.

Pengujian ini merupakan tahap yang penting untuk memastikan kekuatan dan stabilitas bronjong agar terhindar dari kerusakan atau kegagalan pada masa mendatang.

  • Terakhir, yang harus dilakukan adalah nutupin anyaman bronjongnya dan ngesulin lubang-lubang yang masih ada.

Setelah mendapatkan ijin kepadatan dari direksi dan manajer lapangan, pelaksana lapangan dapat melakukan penutupan dan pengikatan penyulaman bronjong dengan kawat pengikat sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.

Penutup

Dalam artikel ini, kami akan memberikan informasi tentang 15 harga kawat bronjong yang berkualitas, jenis-jenis kawat bronjong, keuntungan menggunakan kawat bronjong, dan cara memilih kawat bronjong yang tepat untuk proyek anda.

 

Qilat.id
Kiky

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul 15 Harga Kawat Bronjong : Lengkap dan Terbaru yang dipublish pada January 27, 2024 di website Qilat.id

Artikel Terkait

Leave a Comment