Pekerjaan Pembesian

Pekerjaan Pembesian : Tahapan Penting!

Qilat.id – Pekerjaan Pembesian : Tahapan Penting! Pekerjaan pembesian merupakan salah satu bagian penting dalam pembangunan struktur beton, seperti jembatan, gedung bertingkat, dan lain sebagainya. Dalam pekerjaan pembesian, terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati agar hasilnya sesuai dengan perencanaan dan standar yang telah ditetapkan.

Tahapan-tahapan tersebut meliputi persiapan bahan, pemasangan rangkaian besi tulangan, pengikatan besi tulangan, serta pemasangan bekisting atau cetakan beton. Selain itu, pekerjaan pembesian juga memerlukan keterampilan khusus dan keahlian dalam membaca gambar teknik, sehingga diperlukan tenaga kerja yang terampil dan berpengalaman dalam bidang ini.

Dalam artikel ini, akan dibahas lebih lanjut mengenai pekerjaan pembesian, mulai dari jenis-jenis besi tulangan yang digunakan hingga cara memilih tenaga kerja yang tepat untuk proyek pembangunan beton.

Apa itu Pekerjaan Pembesian?

Pekerjaan pembesian adalah proses pembuatan rangkaian besi tulangan pada struktur bangunan. Proses ini erat kaitannya dengan pembangunan komponen struktur beton seperti kolom utama, balok, sloof, plat lantai, dan sebagainya. Selain itu, pekerjaan pembesian juga selalu terkait dengan kegiatan pemasangan bekisting dan proses pengecoran.

Pekerjaan pembesian memiliki fungsi yang sangat penting yaitu untuk meningkatkan kekuatan struktur bangunan terhadap gaya tarik sehingga lebih kokoh dan tidak mudah roboh.

Peralatan Apa Saja yang Dibutuhkan dalam Pekerjaan Pembesian?

Peralatan yang dipakai dalam pekerjaan pembesian terdiri dari peralatan tradisional dan modern yang menggunakan listrik. Peralatan ini sangat membantu untuk membuat pekerjaan pembesian menjadi lebih efektif. Berikut adalah beberapa jenis peralatan yang digunakan:

Baca juga:  Cara Pasang Hebel : Panduan Lengkap dan Praktis

1. Pemotong dan Pembengkok Besi Manual

Salah satu alat pemotong besi yang umum digunakan adalah gunting besi manual. Gunting manual ini tersedia dalam dua bentuk, yaitu mirip tang dan mirip pengungkit dengan gagang yang panjang.

Selain itu, terdapat juga alat pembengkok besi manual yang berupa kunci besi dengan berbagai ukuran. Pada alat pembengkok besi ini, terdapat gagang yang terbuat dari besi ulir atau besi polos.

2. Mesin Pemotong Besi

Mesin pemotong besi lebih efektif dan efisien daripada alat pemotong besi manual. Dengan menggunakan mesin pemotong, Anda dapat memotong besi dengan berbagai ukuran dengan mudah.

Selain itu, Anda juga dapat memotong beberapa besi sekaligus yang memiliki diameter kecil. Alat ini sangat cocok digunakan untuk proyek besar dengan pekerjaan pembesian yang banyak.

3. Mesin Pembengkok Besi

Mesin pembengkok besi, sama seperti mesin pemotong besi, menggunakan tenaga listrik dan cocok untuk proyek besar. Mesin ini sangat membantu dalam mempermudah proses pembengkokan besi yang keras.

Dengan mesin pembengkok besi ini, bentuk besi yang dihasilkan dapat beragam sesuai dengan kebutuhan, seperti bentuk lingkaran atau besi begel dengan ukuran yang bervariasi.

4. Peralatan Untuk Merangkai Besi

Setelah besi dipotong dan dibengkokkan, langkah selanjutnya adalah merangkai besi tersebut untuk membuat rangka struktur seperti kolom, balok, dan sebagainya. Alat yang dibutuhkan untuk merangkai besi tersebut meliputi meteran, penanda, gunting kawat, dan pengikat kawat.

Alat pengikat kawat ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang manual seperti kateha dan yang menggunakan tenaga listrik seperti rebar tying.

Persiapan Alat Pelindung Diri ( APD)

Persiapan alat pelindung diri adalah hal yang sangat penting dalam pekerjaan pembesian. Beberapa alat pelindung diri yang perlu disiapkan antara lain:

Dalam pekerjaan pembesian dan bekisting, terdapat beberapa alat pelindung diri yang wajib dipakai, seperti uniform rompi, helm keselamatan, sepatu keselamatan, masker, sarung tangan katun, dan kacamata keselamatan.

Baca juga:  Ukuran Sloof Rumah 2 Lantai : Pentingnya Memilih Ukuran Tepat

Selain itu, jika terdapat paparan bahaya kebisingan, perlu menggunakan sumbat telinga/earplug yang sesuai dengan tempat kerja. Pastikan juga semua alat pelindung diri (APD) yang digunakan telah memenuhi standar keselamatan dan kelayakan agar dapat melindungi pekerja secara maksimal.

Tahapan Pekerjaan Pembesian

Pekerjaan pembesian pada bangunan terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap penyimpanan, tahap pemotongan dan pembengkokan, serta tahap pemasangan. Berikut adalah penjelasan detailnya.

1. Tahap Penyimpanan Besi

Tahap penyimpanan besi harus diperhatikan dengan seksama agar kualitasnya tetap terjaga. Besi yang disimpan tidak boleh bersentuhan dengan tanah atau logam lainnya. Anda dapat memberikan alas tambahan seperti balok agar besi terhindar dari tanah. Jarak antara alas dan besi harus setidaknya 5 cm agar besi tetap bersih dan tidak mudah berkarat.

Selain itu, besi harus diletakkan secara teratur sesuai dengan jenis, ukuran, dan bentuknya. Anda dapat memberikan label pada setiap besi seperti tipe, ukuran panjang dan diameter, serta nomor referensi besi agar tidak terjadi kesalahan saat mengambilnya.

2. Tahap Pemotongan dan Pembengkokan Besi

Tahap pemotongan dan pembengkokan besi sebaiknya dilakukan di atas meja yang datar dan kokoh. Pastikan juga untuk menyiapkan gambar perencanaan sebagai acuan agar bentuk hasil akhir besi sesuai dengan keinginan Anda.

Sebelum melakukan pemotongan dan pembengkokan, periksa kembali ukuran besi yang akan digunakan. Jika terjadi kesalahan ukuran dan sudah terlanjur dipotong, besi tersebut tidak dapat digunakan lagi. Selain itu, setelah melakukan pembengkokan, periksa kembali apakah ukurannya sudah sesuai atau belum.

3. Tahap Pemasangan Besi

Tahap terakhir dalam pekerjaan pembesian adalah tahap pemasangan. Saat melakukan pemasangan, pastikan bahwa besi dalam kondisi bersih dari kotoran dan minyak. Minyak yang menempel pada besi akan mengakibatkan adhesi beton tidak dapat bekerja dengan maksimal sehingga daya tahan struktur terhadap tarikan akan menurun.

Baca juga:  1 Kubik Kayu 5×10 Berapa Batang : Rumus & Cara Menghitung

Selain itu, posisi kerangka besi yang telah dibuat harus diperhatikan saat pemasangan. Misalnya, saat memasang rangka sloof atau balok lantai, pastikan letaknya berada di tengah-tengah bekisting. Hal ini bertujuan agar rangka dapat tertutup oleh beton dengan sempurna. Anda juga dapat menggunakan beton decking sebagai bantalan kerangka agar posisinya tetap stabil dan berada di tengah-tengah.

Cara pelaksanaan pemasangan besi tulangan pada pelat dan balok lantai:

Untuk pekerjaan pembesian pada plat lantai, besi tulangan harus diletakkan di atas dudukan beton, biasa disebut tahu beton. Ketinggian dari bantalan pembesian pada plat lantai harus disesuaikan dengan ketebalan selimut beton yang direncanakan.

Proses pemasangan besi tulangan pada kolom dan dinding:

  • Pembesian kolom dirakit dengan menggunakan cetakan yang sudah dipersiapkan.
  • Sejumlah ikatan dilakukan pada besi kolom sesuai dengan jenis ikatan yang dibutuhkan, untuk memastikan susunan pembesian
    tersebut kuat dan dapat diangkat.
  • Setelah kolom dirakit dan kuat, maka kolom siap diangkat.
  • Rakitan pembesian kolom yang telah dipasang harus diikat ke bekisting untuk memastikan kekuatannya, dengan jarak antar ikatan sekitar 1,5 meter.
  • Pemasangan pembesian pada dinding sama dengan pemasangan pada kolom, yaitu dengan cara mengikat besi yang horizontal pada besi yang vertikal.

Penutup

Secara keseluruhan, pekerjaan pembesian merupakan tahap penting dalam proses pembangunan sebuah bangunan. Penggunaan alat-alat modern dan tradisional yang tepat, serta pemakaian alat pelindung diri yang sesuai akan memastikan keamanan dan keselamatan pekerja.

Dalam proses pembesian, perhatian terhadap detail sangat diperlukan agar hasil akhir yang dihasilkan sesuai dengan rencana dan tahan terhadap beban yang dihadapi. Dengan demikian, qilat.id telah merangkum bahwa pekerjaan pembesian yang baik akan memberikan kontribusi penting dalam memastikan keamanan dan kualitas bangunan yang dibangun. Semoga bermanfaat.

Qilat.id
Kiky

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Pekerjaan Pembesian : Tahapan Penting! yang dipublish pada February 8, 2024 di website Qilat.id

Artikel Terkait

Leave a Comment